Skip to main content

Banyak Pelajar Korban Trafficking

Anak-Anak dan Remaja Tidak Bisa Disalahkan

SURABAYA – Hasil survei Hotline Pendidikan bahwa 44 persen pelajar SMA beranggapan seks saat pacaran wajar memiliki korelasi dengan data kepolisian. Polisi menemukan bahwa kebanyakan korban pencabulan dan human trafficking ternyata kalangan pelajar.

Data kepolisian menyebut, kasus human trafficking selama 2012 mencapai 20 perkara. Seluruh korban termasuk kategori usia anak-anak atau pelajar. Pada 2011
angkanya lebih gila lagi, yakni 51 kasus. Artinya, hampir setiap minggu polisi menangani kasus human trafficking.

Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti mengatakan, seks di luar nikah yang terjadi pada pelajar selama ini juga terjadi pada kasus pencabulan. Setidaknya, dalam setahun polisi menangani 98 kasus pencabulan dengan korban anak di bawah umur. "Sebagian besar korbannya ABG usia sekolah SMP hingga SMA," papar Suparti.

Psikolog dari Ubaya NK Endah Triwijati menuturkan, fenomena tersebut sebenarnya sudah mengemuka bertahun-tahun lalu. Hotline Pendidikan Surabaya juga pernah melansir data tentang siswa SMP yang beranggapan seks di luar nikah wajar.

"Perlu pendidikan seksual yang menyeluruh di sekolah, juga di rumah. Pendidikan seksual bukan perkara organ vital saja. Sebab atau akibat perbuatan seks itu sendiri juga penting. Cakupan pendidikan seksual ini luas," ungkap dia.

Dengan pendidikan seksual sejak dini, pelajar mengenal dirinya sebagai makhluk yang butuh seks. Namun, dia akan lebih giat menjaga diri sendiri agar tidak dimanipulasi oleh faktor eksternal yang buruk.

Selama ini, murid yang menganggap seks bebas sebagai kewajaran terpengaruh oleh lingkungan atau faktor eksternal yang buruk. Misalnya informasi di internet
yang menyimpang. Juga teman yang membujuk dan menantangnya untuk melakukan seks bebas dengan embel-embel manusia modern atau gaul.

"Kami sudah mengadakan pertemuan dengan para wali murid dan meminta mereka lebih ketat mengawasi anak-anaknya," kata Ketua Komite SMKN 8 Suhariono. Meski demikian, imbuh dia, anak-anak tetap tidak boleh ditekan. Walaupun terus mengawasi, orang tua tetap harus memosisikan diri sebagai teman agar komunikasi jadi lebih dekat.

Sebagaimana diberitakan, Hotline Pendidikan mengeluarkan hasil survei yang memprihatinkan tentang persepsi pelajar terhadap seks bebas. Dalam survei yang didukung Yayasan Embun Surabaya (YES) itu, hampir separo responden atau 44 persen berpersepsi bahwa hubungan seks saat pacaran itu adalah hal yang wajar. Dari 44 persen itu, 16 persen responden mengaku pernah berhubungan seks bebas dengan pacar.

Responden survei adalah pelajar kelas XI SMA/sederajat, baik negeri maupun swasta. Termasuk, sekolah yang berlatar belakang agama. Ketua Hotline Pendidikan Isa Anshori menyebut survei dilakukan terhadap 600 siswa. Jika jumlah siswa kelas XI di Surabaya sekitar 12 ribu orang, 450 orang sama dengan tiga persen lebih. (rio/gun/c11/roz)

Sumber: Jawa Pos, 1 Januari 2012

http://www.ubaya.ac.id/ubaya/news_detail/1073/Banyak-Pelajar-Korban-Trafficking.html

Comments

Popular posts from this blog

KULIAH vs SEKOLAH :: PART II

Senioritas Perbedaan :Status junior dan senior nggak terlalu berpengaruh lagi. Kita akan saling membutuhkan satu sama lain. Persamaan :Saat awal masuk kuliah, senioritas masih terasa, karena kita akan mengalami masa orientasi. Namun, jangka waktu dan bentuk senioritas ini tergantung culture universitas dan jurusannya. Tapi, umumnya ini dilakukan untuk tujuan baik dan disiapkan dengan matang. Semacam latihan kepemimpinan.
Outfit Perbedaan :Bye bye sragam sekolah!! :D :D Di mayoritas universitas, mahasiswanya pakai baju bebas. Di sini kita bisa mengeksplorasi gaya. Gaya andalan saat ke kampus tuh yang nyaman, effortless dan mencerminkan diri kita. Yang nggak kalah penting, kita bisa mengasah kemampuan mix and match. Soalnya, kita bakal ngerasa kehabisan baju untuk dipakai setiap hari. Persamaan :Ada beberapa fakultas atau dosen yang menerapkan aturan khusus dalam berpakaian, seperti harus pakai sepatu atau atasan berkerah.

Psikologi UBAYA ♥

26 Agustus 2011, sudah 2 minggu aku menjalani kuliah di Psikologi UBAYA :) Nggak disangka, ternyata aku akhirnya masuk juga di jurusan perkuliahan yang aku minati dari dulu. Aku masih ingat papa bilang kalau aku nggak boleh di psikologi. "Mau jadi apa kamu masuk psikologi?? Mau ngurusi orang gila-gila itu ta?!" mm, masih ingatttt jelas sama yang papa omongin pas itu. Tapi nggak nyangka, akhirnya ya aku masuk psikologi juga :* Meskipun baru 2 minggu aku jalani perkuliahan ini, aku sudah merasa dapet banyaaaak ilmu, banyaaaak temen, dan banyaaaak tugas x_x
Dalam post ini, aku mau men-share-kan foto saat aku menjalani OSPEK. Seruu! :D here we gooo :D
click more for more photos :D

Duta UBAYA ♥

Hari ini merupakan hari yang sangat hebat buat saya! Di saat teman-teman saya belajar keras untuk UAS besok, saya membuka laptop dan menulis di blog ini. Ya, saya sangat tertarik untuk cerita tentang apa itu Duta UBAYA! ♥

Sebelum menuju ke Duta UBAYA, aku mau sedikit cerita tentang UBAYA. UBAYA adalah singkatan dari Universitas Surabaya, jelas letaknya yaitu di Surabaya Jawa Timur. Sekilas saja mengenai UBAYA, berikut adalah penghargaan yang dimiliki oleh UBAYA.
Universitas Swasta Terbaik Jawa Timur 2010 versi Majalah Tempo8 besar Universitas Swasta Terbaik se-Indonesia 2010 versi Majalah TempoUniversitas Swasta Terbaik se-Indonesia Responden Jawa Timur 2010 versi Majalah Tempo2 besar Universitas Swasta Terbaik dengan Biaya Terjangkau se-Jawa Timur 2010 versi Majalah Tempo7 besar Situs Web Terbaik Universitas Swasta se-Indonesia versi 4 Internasional College & Universitas
Dari beberapa award di atas sudah menunjukkan kalau UBAYA merupakan Universitas yang berkualitas namun tetap deng…